Kamis, 17 Juni 2021

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu Disalahkan

 Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu DisalahkanLukisan abad ke-16 karya Jacob de Backer di Museum Nasional di Warsawa.

BargererSF/WikimediaCommons

Iblis sering juga disebut sebagai Setan, dikenal sebagai tokoh dengan personifikasi kejahatan dan musuh orang baik. Citra dan ceritanya telah berkembang selama bertahun-tahun dan Iblis telah disebut dengan nama berbeda di berbagai budaya, seperti : Beelzebub, Lucifer, Satan, dan Mephistopheles, dengan berbagai deskripsi fisik seperti tanduk dan lain-lain. Makhluk "jahat" ini terus menimbulkan rasa takut pada orang-orang dari semua lapisan masyarakat sebagai antitesis dari semua hal yang baik.

Dalam beberapa agama Iblis digambarkan sebagai musuh Tuhan, penguasa Neraka, dan sumber dari semua kejahatan dan penderitaan di dunia ini. Kuasanya begitu besar sehingga dalam Injil Perjanjian Baru, ia mampu menawarkan kepada Yesus dunia itu sendiri sebagai imbalan atas pengabdian dan kesetiaan kepadanya. Namun bagaimana mungkin seorang makhluk rendahan, yang jauh dari kasih sayang Tuhan mampu meneror semua ciptaan Tuhan? 

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu Disalahkan
Fresco dari Biara Rila, di mana iblis digambarkan memiliki wajah dan tubuh yang aneh.
Edal Anton Lefterov/WikimediaCommons


Dalam tradisi Ibrani awal, tidak ada iblis, setan, atau Neraka. Kejahatan dan penderitaan di dunia malah memiliki sumber lain yaitu Tuhan itu sendiri. Menurut Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama, hanya Tuhan yang mengendalikan semua peristiwa dan bertanggung jawab atas semua kondisi, yang baik maupun yang jahat. Gagasan ini menjadi membingungkan mengarah pada pertanyaan dasar : Bagaimana mungkin Tuhan yang pengasih dan murah hati mengizinkan begitu banyak penderitaan dan rasa sakit di bumi?

CARA MUDAH MENDAPATKAN PENGHASILAN ALTERNATIF KLIK DISINI


Mungkin titik paling awal dalam sejarah Iblis berakar di Kekaisaran Persia, yang kemudian mempengaruhi Yudaisme Kuno. Agama kuno Persia adalah Zoroastrianisme, berdasarkan ajaran seorang filsuf bernama Zoroaster yang mungkin hidup sekitar 600 SM. Di antara ajarannya ada gagasan menarik tentang dualisme. Menurut dualisme, kejahatan tidak berasal dari Tuhan yang baik atau roh yang dikenal sebagai Ahura Mazda, "tuan yang bijaksana," di dalam iman. Sebaliknya, ada makhluk jahat terpisah yang dikenal sebagai Ahriman, "roh jahat" yang menciptakan kematian, penyakit, dan kebohongan. Orang harus memilih apakah mengikuti Ahura Mazda di jalan kebaikan atau Ahriman di jalan kejahatan. Gagasan dari Persia bahwa Tuhan terpisah dari kejahatan akan menjadi jawaban yang dapat diterima untuk pertanyaan di atas dan akan menjelaskan bagaimana bisa ada penderitaan seperti itu di dunia yang diciptakan oleh Tuhan yang pengasih. Dari sini lahirlah gagasan bahwa Tuhan tidak secara pribadi menciptakan penderitaan itu, tetapi Tuhan menggunakan iblis untuk menyelesaikan tugas-tugas seperti itu. Gagasan ini menjadi dasar bagi masuknya Iblis ke dunia.

Iblis di dalam Agama 

Iblis hadir dalam beberapa bentuk di banyak agama dan dapat dibandingkan dengan beberapa dewa mitologi. Iblis bisa dibilang yang paling terkenal karena perannya dalam beberapa agama sebagai musuh Tuhan dan manusia.

Ada anggapan umum bahwa Iblis pertama kali muncul sebagai ularyang meyakinkan Hawa ,Hawa kemudian meyakinkan Adam untuk memakan buah terlarang dari “pohon pengetahuan” di Taman Eden. Dalam ceritanya, setelah Hawa jatuh pada cara licik Iblis, dia dan Adam dibuang dari Taman Eden.

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu DisalahkanIblis berbentuk naga (kiri) memberikan kekuatan kepada binatang laut (kanan) yang disimbolkan dengan tongkat dalam Permadani Apocalypse Prancis abad pertengahan, yang diproduksi antara tahun 1377 dan 1382.
Jean-Pierre Dalbéra/WikimediaCommons

Banyak orang percaya bahwa Iblis dulunya adalah malaikat bernama Lucifer yang menentang Tuhan dan kehilangan kasih sayang tuhan. Ini adalah pertama kalinya dalam beberapa agama iblis disebut karakter yang menjadi musuh langsung Tuhan. 


Ini menunjukkan perkembangan yang menarik dalam konsep Iblis dalam tradisi agama. Gagasan ini lebih diterima bahwa Iblis telah menjadi musuh Tuhan dan telah ada untuk waktu yang lama. Tetapi mungkin yang paling mengejutkan bagi kita adalah bahwa Iblis berkembang menjadi istilah sederhana yang digunakan untuk menggambarkan segala jenis musuh manusia, menjadi sumber utama kedengkian serta kejahatan. Konsep ini akan terus berkembang dari masa ke masa. Konsep ini berupaya menjelaskan lebih lanjut mengapa ada begitu banyak penderitaan di dunia.

Penceritakan kembali kisah Adam dan Hawa dengan mengubah ular yang menggoda Hawa untuk memakan buah terlarang menjadi Iblis. Meskipun gagasan bahwa ular di Eden adalah Iblis merupakan anggapan yang umum saat ini, gagasan itu relatif baru pada abad ke-1 M, terutama karena Setan sendiri masih merupakan gagasan baru. Sebelum ditemukan dalam Kehidupan Adam dari Hawa, Iblis dan para pengikutnya diusir dari surga karena menolak untuk menyembah Tuhan dan Adam. Bagian ini mencoba menjelaskan asal usul Iblis sebagai malaikat yang terbuang dari zaman purba.

Nama Iblis

Nama Lucifer menjadi nama yang cukup terkenal untuk Iblis namun kata yang berarti "bintang pagi" terasa terlalu bagus untuk nama tokoh yang jahat.

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu DisalahkanMimpi Tartini (1824) oleh Louis-Léopold Boilly
Louis-Léopold Boilly/WikimediaCommons

Nama untuk Iblis sangat banyak, bahkan membuat iblis tidak menjadi satu tokoh melain beragam jenis tokoh turunan atau tokoh lain secara pengertian dan pengenalannya. Selain Lucifer, Iblis juga disebut sebagai Pangeran Kegelapan, Beelzebub, Mephistopheles, Antikristus, Bapak Kebohongan, Moloch dan yang paling umumSetan (Satan).

Iblis muncul lebih banyak di dalam Alkitab, terutama di Perjanjian Baru. Yesus dan banyak rasulnya memperingatkan orang-orang untuk tetap waspada terhadap bujukan licik Iblis yang akan membawa mereka pada kehancuran.



Kebanyakan agama dan budaya mengajarkan tentang makhluk jahat yang berkeliaran di bumi mendatangkan malapetaka dan berperang melawan kekuatan kebaikan. Dalam Islam, iblis dikenal seperti Iblis dalam agama Kristen, yang juga dianggap memberontak melawan Tuhan. Dalam agama Buddha, Māra adalah iblis yang menggoda Buddha untuk menjauh dari jalan pencerahannya. Seperti Yesus dalam agama Kristen melawan Iblis, Buddha juga melawan godaan dan mengalahkan Māra.

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu DisalahkanMosaik Romawi Kuno yang menunjukkan makhluk bertanduk, berkaki kambing. Salah satu gambaran Setan yang menyerupai Dewa Pan.
sailko/WikimediaCommons

Pada hampir semua agama atau bahkan mereka yang tidak menganut suatu agama, menjadikan Iblis hampir selalu identik dengan ketakutan, hukuman, kenegatifan, dan amoralitas.


Kisah Iblis juga pernah diceritakan dalam Kitab Yobel, yang ditulis sekitar tahun 160 SM - 140 SM. Dalam versi ini, pada awalnya ada sekelompok makhluk yang disebut sebagai "para pengawas", dengan pemimpin Mastema, turun ke bumi untuk mengajarkan keadilan dan kebenaran seperti yang diperintahkan oleh Tuhan. Namun, mereka meninggalkan perintah Tuhan dan kimpoi dengan wanita manusia, menciptakan ras nefilim yang membawa roh iblis ke dunia. Sementara itu Tuhan melemparkan sebagian besar pengamat ini ke dalam lubang api (Neraka). Mastema diizinkan untuk mempertahankan sepersepuluh dari pengikutnya. Cerita ini menunjukkan bahwa kekuatan musuh melawan Tuhan memiliki andil dalam menciptakan penderitaan di Bumi dan merupakan pemimpin dari banyak kekuatan yang berlawanan.

Iblis dan Neraka

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu DisalahkanGambar Eliphas Levi tentang Baphomet dianut oleh pemuja setan LaVeyan sebagai simbol dualitas, kesuburan, dan "kekuatan kegelapan".
Eliphas Levi/WikimediaCommons


Gambaran Iblis yang paling abadi selalu dikaitkan dengan Neraka, yang oleh Alkitab disebut sebagai tempat api abadi yang disiapkan untuk Iblis dan para pengikutnya. Namun, Alkitab tidak menyatakan bahwa Iblis akan memerintah neraka, hanya saja dia pada akhirnya akan dibuang di sana.

Seperti Apa Penampilan Iblis Itu?

Dalam puisi Dante Alighieri Iblis digambarkan sebagai makhluk aneh bersayap dengan tiga wajah yang masing-masing mengunyah orang berdosa yang licik, sayapnya meniup angin dingin yang membekukan ke seluruh wilayah Neraka.

Alkitab tidak menggambarkan Iblis secara rinci. Interpretasi artistik awal dari The Divine Comedy yang menampilkan gambar-gambar mengejutkan dari Iblis dan para pengikutnya yang menyebabkan penderitaan manusia yang hampir tak terbayangkan hanya memperkuat pikiran orang-orang tentang Neraka dan Iblis.

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu Disalahkan
Malaikat membungkuk di hadapan Adam yang baru diciptakan, tetapi Iblis (kanan atas pada gambar) menolak untuk bersujud.
WikimediaCommons

Dan pada akhir Abad Pertengahan , Iblis telah menjadi sosok bertanduk, memegang trisula dengan ekor yang bertahan hingga zaman modern.


Gambar ikonik pertama Iblis berasal dari dewa kesuburan Yunani-Romawi Pan, dengan sosok setengah manusia, setengah kambing dengan penambahan kuku dan tanduk, gambar ini menjadi umum dalam menggambarkan Iblis. Pada abad ke-2 M, baik orang Kristen maupun Yahudi menerapkan pemahaman baru pada kisah Adam dan Hawa, saat ular menjadi sepenuhnya diidentifikasi sebagai Iblis yang menyamar dan Hawa menjadi lebih penting sebagai pendosa utama di Eden. Dengan pandangan misoginis (kebencian terhadap wanita), Hawa dipahami telah tergoda oleh ular dan kemudian dia merayu Adam. Dalam risalah Rabbinic, Genesis Rabbah (naskah Yahudi Kuno) rasa malu seksual Hawa adalah mengapa wanita tetap berjilbab, dan menstruasi adalah hukuman karena menumpahkan darah Adam. Bangsa Celtic memiliki dewa bertanduk dari barat, Cernunnos mirip dengan Pan. Putri Loki memiliki peran ganda dalam kesuburan serta memerintah orang mati, dan namanya dimasukkan ke tempat 'Hel' atau Neraka. Dengan karakteristik hewan, Lucifer atau iblis memiliki kemampuan untuk berubah bentuk, sehingga diperlukan pengawasan yang konstan. Seseorang bisa menipu Lucifer dan mengusirnya dengan tanda salib, air suci, rosario, dan kue komuni. Berdasarkan hubungan feodal, konsep perjanjian muncul dalam menjual jiwa ke Lucifer dengan imbalan kemakmuran (kisah terkenal Faust). Hanya campur tangan Maria, ibu Kristus, yang dapat mematahkan perjanjian itu. Saat itulah dikembangkan ritual pengusiran setan yang masih diajarkan kepada pendeta Katolik tertentu.

Iblis dan Penyihir

Takut terhadap Iblis bertanggung jawab atas histeria sihir di Eropa dan New England pada abad ke-16 dan ke-17. Protestan dan Katolik menuduh banyak orang mempraktikkan sihir dan membuat kesepakatan dengan Iblis.

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu DisalahkanMelempar Jumrah, simbol melempar setan dalam rangkaian ibadah Haji
أمانة العاصمة المقدسة/WikimediaCommons

Orang-orang Puritan yang tinggal di koloni-koloni awal New England takut sekali pada Iblis. Ketakutan ini memunculkan Pengadilan Penyihir Salemyang terkenal di Salem, Massachusetts.

Ketakutan mereka terhadap orang luar dan teror yang disebut "sihir Iblis" membuat mereka menuduh sedikitnya 200 orang melakukan sihir antara tahun 1692 dan 1693 dan dua puluh terdakwa dieksekusi.

Iblis di Zaman Modern

Agama seringkali kontroversial, biasanya ada beberapa perbedaan pendapat tentang bagaimana menafsirkan teks-teks tentang Iblis. Meski begitu, sepanjang sejarah, reputasi Iblis sebagai pelaku kejahatan tidak banyak berubah. Kebanyakan orang Kristen masih percaya bahwa dia benar-benar telah mengubah dunia dan bertanggung jawab atas banyak kerusakan dan kekacauan dunia.


Namun, tidak semua manusia menghindari Iblis. Ada juga kelompok pemuja Iblis, tidak menyembah Iblis, tetapi menjadikan Iblis sebagai simbol ateisme, kesombongan dan kebebasan. Jenis pemuja setan lainnya seperti pemuja setan teistik menyembah Iblis sebagai dewa. Mereka mungkin mempraktikkan ritual atau bahkan membuat perjanjian dengan setan.

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu Disalahkan
Penggambaran Iblis di Turki, muncul sebagai pria kulit hitam mengenakan penutup kepala.
Mehmed Siyah Qalam/WikimediaCommons

Di masa modern tidak ada kekurangan film Hollywood yang menampilkan Iblis. Iblis pernah diperankan oleh beberapa bintang Hollywood seperti Jack Nicholson, Vincent Price dan Al Pacino. Dan setelah aktris Mia Farrow melahirkan keturunan Setan dalam film horor Rosemary's Baby (1968), calon ibu yang menonton film itu berharap mereka tidak melakukan itu.

Mengingat bahwa pertarungan antara yang baik dan yang jahat masih imbang, kemungkinan pengaruh Iblis akan tetap ada, dan dia akan terus memengaruhi agama dan budaya.


Sebagai kesimpulan, Perjanjian Baru mengakhiri perkembangan awal Iblis dan menjadikannya pusat perhatian dalam Kekristenan sebagai lawan paling kuat dari Allah, Yesus Kristus, dan umat manusia. Sama seperti banyak konsep dalam tradisi Yahudi-Kristen, perkembangan Setan adalah proses yang lambat dan bertahap. Butuh ratusan tahun untuk membuatnya.

Sepotong Kisah Tentang Iblis, Makhluk yang Selalu Disalahkan
The Genius of Evil (1848) by Guillaume Geefs
Luc Viatour/WikimediaCommons

Sampai hari ini Setan masih memainkan peran penting dalam masyarakat kita yang telah banyak dipengaruhi oleh Agama, menginspirasi banyak karya sastra, musik, film, dan seni. Referensi Iblis kebanyakan dimaksudkan untuk menghalangi umat manusia menjauh dari dosa karena takut akan kekekalan dan kutukan di neraka. Apakah Setan itu nyata dan benar-benar seperti yang diyakini oleh beberapa agama atau hanya produk spekulasi selama berabad-abad tentang sifat kejahatan. Namun bagaimanapun kehadiran Setan di bumi sangat nyata dan hidup.

Sabtu, 12 Juni 2021

Blackwater, Perusahaan Militer Swasta

 Mengenal Blackwater, Perusahaan Militer Swasta

Blackwater adalah perusahaan militer swasta Amerika yang didirikan pada tahun 1997 oleh mantan perwira Navy SEAL Erik Prince. Perusahaan ini kemudian berganti nama menjadi "Xe Services" pada tahun 2009 dan dikenal sebagai "Academi" sejak 2011 setelah perusahaan tersebut diakuisisi oleh sekelompok investor.

Perusahaan ini menerima ketenaran pada tahun 2007, ketika sekelompok karyawannya membunuh 17 warga sipil Irak dan melukai 20 di Nisour Square, Baghdad , di mana empat penjaga dihukum di AS, tetapi kemudian diampuni pada 22 Desember 2020 saat itu oleh Presiden AS Donald Trump.

Blackwater menyediakan layanan keamanan kepada pemerintah federal Amerika Serikat berdasarkan kontrak. Sejak tahun 2003, kelompok tersebut telah memberikan layanan kepada Central Intelligence Agency. Pada tahun 2013, anak perusahaan Blackwater menerima kontrak sekitar $92 juta untuk penjaga keamanan Departemen Luar Negeri.

Pada tahun 2014, Blackwater menjadi divisi dari Constellis Group bersama dengan Triple Canopy dan perusahaan keamanan lainnya yang merupakan bagian dari Constellis Group sebagai hasil akuisisi.

Blackwater USA (1997)
Mengenal Blackwater, Perusahaan Militer Swasta
Blackwater USA dibentuk pada tahun 1997, oleh Al Clark dan Erik Prince di North Carolina , untuk memberikan dukungan pelatihan kepada organisasi militer dan penegak hukum. Dalam menjelaskan tujuan Blackwater, Prince menyatakan: "We are trying to do for the national security apparatus what FedEx did for the Postal Service". Setelah bekerja dengan tim SEAL dan SWAT, Blackwater USA menerima kontrak pemerintah pertamanya setelah pemboman USS Cole di lepas pantai Yaman pada Oktober 2000.

CARA MUDAH MENDAPATKAN PENGHASILAN ALTERNATIF KLIK DISINI

Pusat pelatihan dibuka (1998)
Prince membeli sekitar 7.000 acres (28 km2) rawa luas di perbatasan Carolina Utara–Virginia yang sekarang sebagian besar merupakan suaka margasatwa nasional, dari eksekutif Dow Jones Sean Trotter. "Kami membutuhkan 3.000 hektar untuk membuatnya aman," kata Prince kepada reporter Robert Young Pelton. Di sana, ia menciptakan fasilitas pelatihan pribadinya dan perusahaan kontraktornya, Blackwater, yang ia beri nama untuk air rawa yang berwarna gambut.
Mengenal Blackwater, Perusahaan Militer Swasta
Blackwater Lodge and Training Center resmi dibuka pada 15 Mei 1998 dengan lahan seluas 6.000 hektar, dipimpin oleh J Milam. Fasilitas $6,5 juta. Fasilitas pelatihan terdiri dari: indoor, outdoor, urban reproductions, sebuah danau buatan; dan jalur mengemudi Camden dan Currituck .

Perusahaan mengatakan itu adalah fasilitas pelatihan terbesar di negara ini. Konsep ini tidak sukses secara finansial namun masalah ini teratasi oleh penjualan dari saudara perusahaan tersebut "Blackwater Target Systems".

Perusahaan Keamanan Blackwater (2002–2007)
Jeremy Scahill telah mengklaim bahwa Blackwater Security Company (BSC) adalah gagasan dari Jamie Smith, mantan perwira CIA yang menjadi Wakil Presiden Blackwater USA dan Direktur Pendiri Blackwater Security Company, dia memegang kedua posisi secara bersamaan.

Namun, klaim ini ditolak oleh Prince dan eksekutif Blackwater Gary Jackson yang menggambarkan pemecatan Smith dari posisinya sebagai administrator tingkat rendah untuk "non-kinerja" setelah kontrak 30 hari. Selain itu, Smith telah dituduh semakin memperindah catatan militer dan kontraknya untuk menipu investor di SCG International Risk.

Kontrak pertama (2003–2006)
Tugas pertama BSC adalah menyediakan 20 orang dengan izin rahasia untuk melindungi markas besar CIA dan pangkalan lain yang bertanggung jawab untuk memburu Osama bin Laden.

Blackwater adalah salah satu dari beberapa perusahaan keamanan swasta yang dipekerjakan setelah invasi AS ke Afghanistan. BSC awalnya dibentuk sebagai Delaware LLC dan merupakan salah satu dari lebih dari 60 perusahaan keamanan swasta yang dipekerjakan selama Perang Irak untuk menjaga pejabat dan instalasi, melatih tentara dan polisi baru Irak, dan memberikan dukungan lain untuk pasukan koalisi.

Smith meninggalkan Blackwater untuk memulai perusahaannya sendiri, SCG International Risk, pada tahun 2003. Blackwater juga dipekerjakan selama pasca Badai Katrina oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat untuk melindungi fasilitas pemerintah, serta oleh klien swasta, termasuk komunikasi, petrokimia, dan perusahaan asuransi. Secara keseluruhan, perusahaan menerima lebih dari US$1 miliar dalam kontrak pemerintah AS. Perusahaan ini terdiri dari sembilan divisi dan anak perusahaan, Blackwater Vehicles.

Pada bulan Agustus 2003, Blackwater menerima kontrak Irak pertamanya, kontrak $21 juta untuk Detasemen Keamanan Pribadi dan dua helikopter untuk Paul Bremer, kepala pendudukan AS di Irak.

Pada Juli 2004, Blackwater dipekerjakan oleh Departemen Luar Negeri AS di bawah kontrak payung Worldwide Personal Protective Services (WPPS) Biro Keamanan Diplomatik, bersama dengan DynCorp International dan Triple Canopy, Inc. untuk tujuan menyediakan layanan perlindungan di Irak, Afganistan, Bosnia, dan Israel. Kontrak tersebut berlaku selama dua tahun dan berakhir pada 6 Juni 2006. Kontrak tersebut memberi wewenang kepada 482 personel, dan Blackwater menerima $488 juta untuk pekerjaannya.

Pada tanggal 1 September 2005, setelah Badai Katrina, Blackwater mengirim tim penyelamat dan helikopter untuk mendukung operasi bantuan. Blackwater memindahkan sekitar 200 personel ke daerah yang terkena dampak Badai Katrina, sebagian besar (164 karyawan) bekerja di bawah kontrak dengan Layanan Perlindungan Federal untuk melindungi fasilitas pemerintah, tetapi perusahaan mengadakan kontrak dengan klien swasta sebagai baik. Kehadiran Blackwater setelah Katrina merugikan pemerintah federal $240.000 per hari.

Pada Mei 2006, Departemen Luar Negeri AS memberikan WPPS II, penerus kontrak keamanan diplomatik sebelumnya. Berdasarkan kontrak ini, Departemen Luar Negeri memberikan Blackwater, bersama dengan Triple Canopy dan DynCorp, sebuah kontrak untuk keamanan diplomatik di Irak. Berdasarkan kontrak ini, Blackwater diberi wewenang untuk memiliki 1.020 staf di Irak. Tanggung jawab Blackwater termasuk kedutaan Amerika Serikat di Irak.
Mengenal Blackwater, Perusahaan Militer Swasta
Kepemimpinan
Cofer Black, wakil ketua perusahaan dari 2006 hingga 2008, adalah direktur Pusat Kontraterorisme (CTC) CIA pada saat serangan 11 September 2001. Dia adalah koordinator Departemen Luar Negeri Amerika Serikat untuk kontraterorisme dengan pangkat Ambassador-at-Large dari Desember 2002 hingga November 2004. Setelah meninggalkan layanan publik, Black menjadi ketua perusahaan pengumpulan-intelijen milik swasta Total Intelligence Solutions Inc sebagai wakil ketua Blackwater.

Robert Richer adalah wakil presiden intelijen hingga Januari 2007, ketika ia membentuk Total Intelligence Solutions. Dia sebelumnya adalah kepala Divisi Near East CIA.

Pusat pelatihan baru (2006–2007)
Pada November 2006, Blackwater USA mengumumkan bahwa mereka telah mengakuisisi fasilitas seluas 80 acre (32 ha) 120 mil (190 km) barat Chicago di Mount Carroll, Illinois , yang disebut Impact Training Center. Fasilitas ini telah beroperasi sejak April 2007 dan melayani lembaga penegak hukum di seluruh Midwest.

CARA MUDAH MENDAPATKAN PENGHASILAN ALTERNATIF KLIK DISINI

Blackwater mencoba membuka fasilitas pelatihan seluas 824-acre (3,33 km 2 ) tiga mil di utara Potrero, sebuah kota kecil di pedesaan timur San Diego County, California, terletak 45 mil (72 km) timur San Diego, untuk latihan militer dan penegakan hukum. Pembukaan itu menghadapi tentangan keras dari penduduk setempat, penduduk di sekitar San Diego, anggota Kongres setempat Bob Filner, dan organisasi lingkungan dan anti-perang. Oposisi berfokus pada potensi peningkatan kebakaran hutan, kedekatan fasilitas yang diusulkan dengan Hutan Nasional Cleveland , polusi suara, dan penentangan terhadap tindakan Blackwater di Irak.

Sebagai tanggapan, Brian Bonfiglio, manajer proyek untuk Blackwater West, mengatakan: "Tidak akan ada pelatihan bahan peledak dan tidak ada amunisi pelacak. Peluru timah tidak memicu kebakaran." Pada bulan Oktober 2007, ketika kebakaran hutan melanda daerah tersebut , Blackwater melakukan setidaknya tiga pengiriman makanan, air, produk kebersihan pribadi dan bahan bakar generator ke 300 penduduk di dekat lokasi pelatihan yang diusulkan, banyak dari mereka telah terjebak selama berhari-hari tanpa pasokan. Mereka juga mendirikan "kota tenda " untuk para pengungsi. Pada tanggal 7 Maret 2008, Blackwater menarik permohonannya untuk mendirikan fasilitas di San Diego County.

Blackwater Worldwide (2007–2009)
Mengenal Blackwater, Perusahaan Militer Swasta
Pada bulan Oktober 2007, Blackwater USA memulai proses perubahan namanya menjadi Blackwater Worldwide dan meluncurkan logo baru. Perubahan tersebut mengurangi penekanan pada tema reticle, sehingga sedikit menyederhanakannya.

CARA MUDAH MENDAPATKAN PENGHASILAN ALTERNATIF KLIK DISINI

Pada 21 Juli 2008, Blackwater Worldwide menyatakan bahwa mereka akan mengalihkan sumber daya dari kontrak keamanan karena risiko yang luas di sektor itu. Pendiri dan CEO perusahaan tersebut, Erik Prince, mengatakan, "Pengalaman yang kami alami tentu akan menjadi penghambat bagi perusahaan lain mana pun yang ingin masuk dan mempertaruhkan seluruh bisnis mereka."

Xe Services LLC (2009–2010)
Mengenal Blackwater, Perusahaan Militer Swasta
Pada Februari 2009, Blackwater mengumumkan bahwa namanya akan diubah sekali lagi, kali ini menjadi "Xe Services LLC", sebagai bagian dari rencana restrukturisasi seluruh perusahaan. Selanjutnya, ia mereorganisasi unit bisnisnya, menambahkan program tata kelola dan etika perusahaan, dan membentuk komite independen yang terdiri dari para ahli dari luar untuk mengawasi struktur kepatuhan.

Prince mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO pada 2 Maret 2009. Dia tetap sebagai ketua dewan tetapi tidak lagi terlibat dalam operasi sehari-hari. Joseph Yorio ditunjuk sebagai presiden dan CEO baru, menggantikan Gary Jackson sebagai presiden dan Prince sebagai CEO. Danielle Esposito diangkat sebagai chief operating officer dan wakil presiden eksekutif yang baru.

Pada tahun 2009, Prince mengumumkan bahwa dia akan melepaskan keterlibatannya dalam bisnis sehari-hari perusahaan pada bulan Desember, bersama dengan beberapa hak kepemilikanny

Academi (2010–2014)
Mengenal Blackwater, Perusahaan Militer Swasta
Pada tahun 2010, sekelompok investor swasta membeli fasilitas pelatihan Xe di North Carolina dan membangun "Academi", sebuah perusahaan baru, di sekitarnya. Dewan Direksi "Academi" termasuk mantan Jaksa Agung John Ashcroft , mantan Penasihat Gedung Putih dan Wakil Kepala Staf Kepresidenan Jack Quinn , pensiunan Laksamana dan mantan Direktur NSA Bobby Ray Inman, dan pengusaha Texas Red McCombs , yang menjabat sebagai Ketua Dewan. Quinn dan Ashcroft adalah direktur independen, tanpa afiliasi lain dengan Academi.

Pada Mei 2011, Academi menunjuk Ted Wright sebagai CEO. Wright mempekerjakan Suzanne Rich Folsom sebagai kepala peraturan dan kepatuhan dan wakil penasihat umum Akademi. Tim Regulasi dan Kepatuhan Akademik memenangkan Penghargaan Kantor Kepatuhan Korporat Tahun 2012 dari Jurnal Hukum Nasional.

Pada tahun 2012, pensiunan Brigadir Jenderal Craig Nixon diangkat sebagai CEO baru Akademi.

Constellis Holdings (2014–sekarang)
Mengenal Blackwater, Perusahaan Militer Swasta
Penggabungan antara Triple Canopy dan Academi, bersama dengan perusahaan lain yang merupakan bagian dari paket Grup Constellis, sekarang semuanya berkumpul di bawah payung Constellis Holdings, Inc. Transaksi ini menyatukan berbagai perusahaan keamanan termasuk Triple Canopy, Constellis Ltd, Strategic Social, Tidewater Global Services, National Strategic Protective Services, ACADEMI Training Center, dan International Development Solutions.

Pada tahun 2015 enam tentara bayaran Kolombia dilaporkan oleh media lokal dipekerjakan oleh Akademisi tewas di Yaman. Tentara bayaran itu dipimpin oleh seorang komandan Australia yang diyakini telah disewa oleh Uni Emirat Arab untuk memerangi pemberontakan Houthi.

Pada tahun 2016, Ali al-Houthi, mantan Presiden Komite Revolusi, sebuah badan yang dibentuk oleh militan Houthi, melaporkan bahwa rudal Tochka menghantam pusat komando yang dipimpin Saudi di Ma'rib yang mengakibatkan kematian lebih dari 120 tentara bayaran, termasuk 55 orang Saudi(9 perwira), 11 UEA dan 11 komandan asing Blackwater pada 17 Januari serta kerugian materi lainnya.

Juga pada tahun 2016, dua ratus tentara bayaran Sudan dari Blackwater dan komandan mereka Kolonel AS Nicolas Petras tewas di Yaman dalam serangan oleh pasukan Yaman pada 31 Januari dengan rudal Tochka yang berdampak pada berkumpulnya pasukan Saudi di pangkalan militer al-Anad di provinsi Lahij menurut sumber Houthi dan Iran.

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Blac...ater_(company)


Misteri Kematian Helmud Hontong: Meninggal di Pesawat Usai Tolak Tambang Emas Sangihe

 Misteri Kematian Helmud Hontong: Meninggal di Pesawat Usai Tolak Tambang Emas Sangihe


PIKIRAN RAKYAT – Kepergian Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong masih meninggalkan sejumlah tanya di kalangan masyarakat.

Sebab, kepergiannya yang dinilai ‘tiba-tiba’ saat berada di dalam pesawat tersebut, menimbulkan tanda tanya besar.


Sebelumnya, Helmud Hontong meninggal dunia saat terbang bersama pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-740.

Di dalam pesawat tersebut, Wabup Kepulauan Sangihe tersebut menempati seat 25E dan ditemani oleh Harmen Kontu selaku ajudan yang duduk di seat 25F.

Beberapa saat setelah pesawat lepas landas, Helmud Hontong tiba-tiba terbatuk-batuk hingga mengeluarkan darah dari hidung dan mulut.


Pada pukul 15.40 WITA, Helmud Hontong dilaporkan membutuhkan pertolongan medis lebih lanjut, dan langsung dihampiri oleh pimpinan awak kabin bersama kru kabin guna mengetahui kondisi aktual penumpang.

Kemudian pukul 16.17 WITA saat di bandara Hasanudin Makassar, dokter dan perawat segera naik ke pesawat untuk mengecek kondisi Helmud Hontong yang sudah tidak sadarkan diri.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter pun menyatakan bahwa Helmud Hontong telah meninggal dunia.

Sementara pihak Lion Air menjelaskan bahwa penerbangan JT-740 mereka telah dipersiapkan secara baik.

Semua penumpang serta awak pesawat juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan Covid-19 dan dinyatakan negatif sebelum masuk ke pesawat.

Saat berada di terminal keberangkatan, surat hasil uji kesehatan itu sudah diverifikasi petugas medis dari lembaga yang berwenang.

“Berita duka. Wakil Bupati Kep. Sangihe, Helmud Hontong meninggal dunia dalam perjalanan di Pesawat Lion Air, Rabu 9 Juni 2021,” kicau pihak Jaringan Advokasi Tambang Nasional (Jatamnas), dikutip Pikiran-Rakyat.com dari akun Twitter @jatamnas, Jumat, 11 Juni 2021.

Jatamnas juga menyoroti sikap Helmud Hontong yang diberitakan mendukung penentangan terhadap rencana tambang emas di pulau Sangihe.

“Helmud, menurut pemberitaan sejumlah media, ikut mendukung dan menentang rencana tambang emas di pulau kecil Sangihe. Kami ikut berduka,” kicaunya.

Jatamnas pun mengutip sejumlah pernyataan Helmud Hontong terkait rencana penambangan emas di Sangihe.

CARA MUDAH MENDAPATKAN PENGHASILAN ALTERNATIF KLIK DISINI


“Saya dengan tegas menolak keberadaan PT Tambang Mas Sangihe beroperasi di Sangihe. Apa pun alasannya. Saya berdiri bersama rakyat, karena rakyat yang memilih saya sampai menjadi Wakil Bupati,” tutur Helmud Hontong.


Selain itu, Helmud Hontong juga menuturkan rasa kasihannya karena rakyat hingga anak cucu nanti yang akan menjadi korban pengelolaan emas tersebut.

Kepergian Helmud Hontong pun tampaknya masih mengusik sebagian masyarakat, karena munculnya foto surat penolakan rencana tambang emas di pulau Sangihe.

Dalam foto yang beredar, Helmud Hontong menandatangani surat yang ditujukan kepada Menteri ESDM Indonesia.

Surat tersebut berisi permohonan pertimbangan untuk pembatalan izin operasi Kontrak Karya PT Tambang Mas Sangihe (PT TMS) yang diberikan Kementerian ESDM.

Pasalnya, rencana pertambangan di pulau Sangihe yang tergolong kecil tersebut berpotensi merusak lingkungan, daratan, pantai, komunitas mangrove, terumbu karang, dan biota yang ada di dalamnya.

Bahkan secara signifikan, tambang emas itu berpotensi meningkatkan toksisitas lingkungan secara masif yang akan membawa dampak negatif terhadap manusia dan biota alam.

Selain itu, penguasaan wilayah pertambangan juga akan berdampak pada hilangnya sebagian atau keseluruhan hak atas tanah dan kebun masyarakat, bahkan masyarakat secara terstruktur akan terusir dari tanahnya sendiri.

Kemudian belajar dari pengalaman wilayah lain secara khusus di Sulawesi Utara, kegiatan pertambangan hanya memberi keuntungan pada pemegang kontrak karya, tapi tidak memberi kesejahteraan bagi masyarakat, bahkan meninggalkan kerusakan lingkungan yang fatal.

Gelombang penolakan dari rakyat pun terjadi secara masih, bahkan hingga muncul sebuah petisi yang saat ini telah ditandatangani oleh lebih dari 47 ribu orang.

Oleh karena itu, kepergian Helmud Hontong pun dinilai ‘tiba-tiba’ oleh masyarakat, terlebih dengan munculnya surat penolakan tambang emas tersebut.

Banyak yang merasa khawatir kepergiannya berkaitan dengan surat penolakan rencana tambang emas di Sangihe, meski sampai saat ini belum ada bukti atau kejelasan terkait hal itu.

Bahkan, kepergian Helmud Hontong ini juga disebut sebagai Munir 2.0, karena tampak memiliki kejadian yang hampir serupa.


Apalagi, penyebab meninggalnya Helmud Hontong pun sampai saat ini masih belum diketahui.***

https://www.pikiran-rakyat.com/nasio...sangihe?page=2