Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Mei 2026

pembangunan 7 pabrik Pupuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program revitalisasi industri pupuk

 



Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) tengah mengambil langkah strategis yang masif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program revitalisasi industri pupuk. Dalam gelaran Food Summit 2026 bertajuk "Indonesia Food Safety Urgency: Towards a New Policy Framework," Direktur Operasi PIHC, Dwi Satriyo Annurogo pada Senin (27/4), mengumumkan rencana pembangunan 7 pabrik baru dengan nilai investasi mencapai Rp77 triliun.

Dengan tujuh pabrik baru yang ditargetkan beroperasi secara komersial (Commercial Operation Date) pada 2029, PIHC berupaya meminimalisasi ketergantungan impor sekaligus menjadi pilar vital bagi agenda ketahanan pangan Indonesia di masa depan. Proyek ini juga menjadi momentum penting untuk adopsi teknologi yang lebih modern, sehingga diharapkan mampu menekan potensi kebocoran distribusi, memastikan pupuk bersubsidi tepat sasaran kepada para petani yang berhak, serta menciptakan sistem logistik yang lebih tangguh.
Ketujuh proyek tersebut adalah:
𝟭. 𝗣𝗮𝗯𝗿𝗶𝗸 𝗔𝗺𝗺𝗼𝗻𝗶𝗮-𝗨𝗿𝗲𝗮 𝗣𝗨𝗦𝗥𝗜-𝟯𝗕
Lokasi: Palembang
COD: Kuartal I-2027
Proyek ini dirancang menghasilkan 445.500 ton Amonia per tahun dan 907.500 Urea per tahun.
𝟮. 𝗣𝗮𝗯𝗿𝗶𝗸 𝗡𝗣𝗞 𝗡𝗶𝘁𝗿𝗮𝘁
Lokasi: Cikampek
COD: Kuartal II-2027
Pabrik ini dirancang memproduksi 100.000 ton NPK basis Nitrat per tahun.
𝟯. 𝗣𝗮𝗯𝗿𝗶𝗸 𝗡𝗣𝗞
Lokasi: NPK Phonska VI-Gresik
COD: 2028
Ditargetkan, pabrik ini memproduksi 600.000 ton NPK per tahun.
𝟰. 𝗣𝗮𝗯𝗿𝗶𝗸 𝗦𝗼𝗱𝗮 𝗔𝘀𝗵
Lokasi: Soda Ash Bontang
COD: 2028
Pabrik ini akan menghasilkan 300.000 ton Soda Ash per tahun dan 300.000 ton Amonium Klorida (Am.Chl) per tahun.
𝟱. 𝗣𝗮𝗯𝗿𝗶𝗸 𝗔𝗺𝗺𝗼𝗻𝗶𝗮-𝗨𝗿𝗲𝗮
Lokasi: PIM-III, Lhokseumawe
COD: 2029
Pabrik ini direncanakan mampu menghasilkan 1,115 juta ton Urea per tahun dan 825.000 ton Amonia per tahun.
𝟲. 𝗣𝗮𝗯𝗿𝗶𝗸 𝗔𝗺𝗺𝗼𝗻𝗶𝗮-𝗨𝗿𝗲𝗮
Lokasi: Kawasan Industri Pupuk Fakfak
COD: 2030
Rencananya, pabrik ini akan menghasilkan 1,15 juta ton Urea per tahun dan 825.000 ton Amonia per tahun.

PT Len Industri Serahkan Radar GCI untuk Perkuat Pertahanan Nasional



Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri agenda penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertahanan Republik Indonesia di Apron Pandawa Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin 18 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya modernisasi pertahanan nasional sekaligus penguatan sistem pertahanan udara Indonesia.
Dalam agenda tersebut, PT Len Industri (Persero) menyerahkan Radar Ground Control Intercept (GCI) sebagai bagian dari kontribusi industri pertahanan nasional dalam memperkuat pengawasan dan pengendalian ruang udara Indonesia.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., didampingi Direktur Bisnis & Kerja Sama, Irwan Ibrahim.
Dalam sambutannya, Presiden RI menyampaikan bahwa penambahan alutsista ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemampuan pertahanan nasional sebagai deterrent atau daya tangkal negara.
“Kita ingin memastikan keamanan wilayah udara, laut, dan daratan Indonesia tetap terjaga dengan baik. Pertahanan yang kuat adalah syarat utama menjaga stabilitas dan kedaulatan bangsa,” ujar Presiden RI.
Direktur Utama PT Len Industri (Persero), Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., menyampaikan bahwa penyerahan Radar GCI menjadi wujud nyata komitmen Len dalam mendukung sistem pertahanan udara nasional yang modern dan terintegrasi.
“Radar GCI ini tidak hanya memperkuat kemampuan pengawasan ruang udara nasional, tetapi juga menunjukkan kemampuan industri dalam negeri dalam menguasai teknologi strategis pertahanan. Len berkomitmen terus mendukung interoperabilitas sistem pertahanan nasional melalui pengembangan teknologi yang andal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Radar GCI yang diserahkan merupakan radar kedua dari total 13 radar yang akan memperkuat sistem pengawasan udara nasional. Kehadiran radar ini berperan penting dalam mendukung kemampuan deteksi dini, pengendalian intersepsi, dan pengawasan ruang udara secara terintegrasi.

Sabtu, 24 Januari 2026

SIAP GUNCANG DOMINASI POLITIK BALI

 


‼️
WS atau I Wayan Suyasa Resmi Berlabuh ke PSI, Targetkan 4 Besar di 2029‼️
Peta politik Bali resmi bergejolak! Mantan punggawa Golkar Badung, I Wayan Suyasa, secara mengejutkan resmi menakhodai DPW PSI Bali. Bukan sekadar pindah gerbong, Suyasa membawa misi besar: meruntuhkan dominasi partai lama dan membawa partai berlambang mawar ini masuk jajaran 4 BESAR di Pulau Dewata pada 2029 mendatang!
Apa yang membuat tokoh sekaliber Suyasa nekat pindah haluan? "Ada chemistry dengan sosok Jokowi," tegasnya. Apakah ini sinyal bahwa kekuatan "Jokowi Effect" akan sepenuhnya bergeser ke PSI di Bali?
Catat Agendanya! Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dijadwalkan terbang langsung ke Bali untuk melantik Suyasa dan jajaran pengurus baru dari tingkat Provinsi hingga Kecamatan!
Ini bukan sekadar pelantikan, tapi pernyataan perang politik secara sehat! Dengan amunisi baru seperti Made Edi Wirawan (Eks Wabup Tabanan) hingga Alit Yandinata di Badung, apakah PSI bakal jadi "pelangi" baru yang menggeser dominasi partai penguasa saat ini?

Jumat, 23 Januari 2026

Warga Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di Pekanbaru

 


Warga Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di Pekanbaru, Senin (19/1/2026). Mereka menuntut bantuan biaya hidup yang dinilai terus berkurang sehingga tidak cukup.
Salah seorang pengungsi, Nuramin membeberkan rincian bantuan yang diterima saat ini. Untuk pengungsi yang hidup sendiri, bantuan yang diberikan sebesar Rp1.050.000 per bulan.
Sementara untuk keluarga menerima Rp1.700.000, dan keluarga dengan satu anak mendapatkan Rp2.300.000 per bulan.
“Dengan jumlah uang segitu, kami tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup. Sebagian besar habis untuk bayar kontrakan, biaya kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya,” ungkapnya.

mereka adalah warga yg diterima oleh anies baswedan meskipun pemerintah telah menolak mereka



Arsitektur Boy brahmana,



Membuat patung Presiden Prabowo Subianto, Joko Widodo dan Gibran Rakabuming dari kayu 2,5 miliar rupiah. Patung yang berukuran 6 meter dengan pondasi 1,5 meter ini dibangun dikaro Sumatra utara,sebagai apresiasi atas jasa Jokowi mengatasi jalan rusak.



Kamis, 25 Mei 2023

Viral! Video Dewasa Mirip Rebecca Klopper, Ada Link Download yang Beredar

 

Viral! Video Dewasa Mirip Rebecca Klopper, Ada Link Download yang Beredar


Pemeran video yang disebut netizen mirip Rebecca Klopper. (internet)


Presisi.co – Timeline Twitter tengah dihebohkan video dewasa seorang perempuan cantik. Netizen lantas mengkaitkan pemeran video dewasa itu dengan Rebecca Klopper, pacar Fadly Faisal.


Di video dewasa tersebut tampak seorang perempuan tidak mengenakan pakaian yang sedang telentang dan beradegan dewasa dengan seorang pria. Netizen mengaitkan pemeran perempuan itu dengan Rebecca Klopper karena pemeran perempuan itu punya tahi lalat di perut dan tindik pusar seperti Rebecca Klopper.

Saat ini banyak link download video mirip Rebecca Klopper yang beredar.


Netizen lantas menyerang IG Rebecca Klopper lantaran video dewasa tersebut.


"Ngapain jugaa divideoin," timpal @indahhulfare**.


"Kentang ah cuman 47 detik doang," kata @hr3very***.


Hingga saat ini belum ada klarifikasi dari video mirip Rebecca Klopper itu. Malah Rebecca Klopper menutup komentar dan menghapus sejumlah komentar negatif netizen. Media ini berupaya mengkonfirmasi pihak Rebecca Klopper. (*)

Rabu, 29 Maret 2023

Mahfud MD Sebut Israel Negara Imperialis, Indonesia Tak Sudi Berdiplomasi dengan

 Selasa, 28 Maret 2023 16:26

Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi

Tribunnews.com
Mahfud MD Sebut Israel Negara Imperialis, Indonesia Tak Sudi Berdiplomasi dengan
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Menkopolhukam Mahfud MD memastikan Indonesia tidak akan berdiplomasi dengan Israel.
Hal itu diungkapkan Mahfud MD di akun twitternya Selasa (28/3/2023) ketika Piala Dunia U-20 yang diselenggarakan di Indonesia menuai polemik.

Kata Mahfud MD, Indonesia dipastikan tidak akan berdiplomasi dengan Israel selama penjajahan di Palestina masih berlangsung.
Bahkan, Mahfud MD menyebut bahwa Israel adalah imperealis.
"Yang benar, Indonesia takkan berdiplomasi dengan Israel selama Israel tak akui Palestina. Israel adalah imperialis," ungkap Mahfud MD.

Namun begitu kata Mahfud MD, meski Indonesia masih menolak berdiplomasi dengan Israel, Indonesia masih berusaha aktif dalam FIFA.
Saat ini kata Mahfud, Indonesia sedang mencari penyelesaian dari kedua prinsip tersebut.
Di mana Indonesia tidak akan menerima Israel namun tetap aktif di FIFA.



"Tapi Indonesia berusaha aktif di FIFA. Indonesia kini sedang mencari penyelesaian dari dua prinsip tersebut, yakni, Indonesia tidak terima Israel tapi ikut aktif di FIFA. Masih terus diolah," jelasnya.
Namun belum diketahui apakah yang dimaksud dari Mahfud MD menolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20 atau tidak.
Diketahui jelang Piala Dunia U-20 di Indonesia menuai polemik.
Pasalnya muncul narasi penolakan kedatangan Timnas Israel di Indonesia saat bertanding nantinya.
FIFA pun mengeluarkan sinyal akan membatalkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Kabarnya saat ini Ketua PSSI Erick Thohir tengah meloby FIFA agar tetap menjadikan Indonesia tuan rumah Piala Dunia U-20.
Erick Thohir segera menemui FIFA di Swiss
Indonesia terancam gagal jadi tuan rumah Piala Dunia (PD) U-20 2023 pada 20 Mei sampai 11 Juni nanti.
Hal itu terjadi menyusul timbulnya polemik kehadiran Timnas Israel di PD U-20 2023 di Indonesia.
Tidak adanya hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Israel, menjadi salah satu alasan timbulnya pro dan kontra tersebut.
Akibatnya, drawing atau pengundian grup PD U-20 2023 yang rencananya diselenggarakan di Bali pada Jumat (31/3/2023), akhirnya dibatalkan oleh FIFA.
Nasib Indonesia untuk tetap dapat menjadi tuan rumah PD U-20 2023 itu pun terancam batal diselenggarakan.

Sebab, muncul isu Peru, Argentina, hingga Qatar, siap untuk menggantikan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Meski Enggan Berdiplomasi dengan Israel, Namun Indonesia Tetap Aktif di FIFA

Terkait hal itu, anggota Komite Eksekutif PSSI Arya Sinulingga mengatakan bahwa pihaknya akan mengantisipasi kemungkinan terburuk dari keputusan FIFA terkait penyelenggaraan PD U-20 2023.
“Kami dari PSSI sedang memikirkan penyelamatan sepak bola Indonesia karena FIFA bisa mengucilkan sepak bola Indonesia dari dunia,” kata Arya.
“Ketua Umum PSSI juga akan melaporkan kepada Bapak Presiden pada kesempatan pertama untuk mencari solusi untuk semua ini barik secara diplomasi maupun politik luar negeri untuk bagaimana menyelamatkan sepak bola Indonesia yang kin cintai ini,” tutur Arya.

Tak hanya bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir juga dikabarkan akan langsung bertemu dengan FIFA guna mendiskusikan permasalahan yang ada.


"Memang, beliau akan ke sana (Swiss). Tetapi waktunya, saya belum tahu,” kata Waketum PSSI Zainudin Amali saat dihubungi Tribunnews, Selasa (28/3/2023).
Bila Piala Dunia U-20 benar-benar batal terselenggara di Indonesia, Indonesia pastinya akan mendapatkan sanksi dari FIFA
Sanksi yang akan dijatuhkan kepada Indonesia antara lain, pertama, Indonesia akan dibekukan oleh FIFA.

Kedua, Indonesia bisa dikecam oleh negara-negara lain karena tidak melaksanakan amanat FIFA.
Ketiga, Indonesia tidak bisa mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan kalender FIFA.
Keempat, Indonesia tidak akan memiliki kesempatan kembali untuk dipilih FIFA menjadi tuan rumah ajang olahraga.
Kelima, Indonesia akan dicoret sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia 2034. Keenam, federasi olahraga dunia akan mempertimbangkan untuk tidak memilih Indonesia sebagai tuan rumah pesta olahraga termasuk olimpiade.


Ketujuh, Indonesia akan dikecam karena bertindak diskriminatif mencampuradukan olahraga dengan politik.
Kedelapan, Pemain, pelatih, wasit, klub dan masyarakat kehilangan mata pencaharian dan 500.000 orang lebih terdampak langsung kalau sepakbola Indonesia terhenti.
Kesembilan, Timnas U16, U19, U20 tidak boleh ikut serta dalam ajang sepakbola internasional jika FIFA membekukan PSSI dan berdampak hilangnya potensi ekonomi hampir triliunan rupiah.

Aktif di FIFA

Terkait polemik Timnas Israel, Menkopolhukam Mahfud MD memastikan Indonesia tidak akan berdiplomasi dengan Israel.
Hal itu diungkapkan Mahfud MD di akun twitternya Selasa (28/3/2023).
Mahfud MD mengatakan bahwa Indonesia dipastikan tidak akan berdiplomasi dengan Israel selama penjajahan di Palestina masih berlangsung.
Bahkan, Mahfud MD menyebut bahwa Israel adalah imperealis.
"Yang benar, Indonesia tidak akan berdiplomasi dengan Israel selama Israel tidak mengakui Palestina. Israel adalah imperialis," kata Mahfud MD.

Mahfud MD berujar bahwa meski Indonesia masih menolak berdiplomasi dengan Israel, Indonesia masih berusaha aktif dalam FIFA.
Mahfud MD menerangkan bahwa Indonesia sedang mencari penyelesaian dari kedua prinsip tersebut.
Indonesia tidak akan menerima Israel namun tetap aktif di FIFA.
"Tapi Indonesia berusaha aktif di FIFA. Kini, Indonesia sedang mencari penyelesaian dari dua prinsip tersebut, yakni, Indonesia tidak terima Israel, tetapi ikut aktif di FIFA. Masih terus diolah," jelas Mahfud MD.
Namun belum diketahui apakah yang dimaksud dari Mahfud MD menolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20 atau tidak.

Calling Visa

Sementara itu, Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Dirjen Kemenkumham) Silmy Karim mengatakan, Timnas Israel tetap bisa datang dan masuk ke Indonesia meskipun tanpa visa.
"Banyak yang bertanya apakah visa dapat diberikan kepada negara peserta (Piala Dunia) U-20 yang sedang menjadi perbincangan sekarang ini. Saya sampaikan bahwa secara aturan tentu bisa. Tidak ada larangan," kata Silmy Karim saat diwawancarai Wartakotalive.com, Selasa (28/3/2023).
Silmy menjelaskan, skuad Timnas Israel U-20 dapat datang dan masuk ke Indonesia dengan menggunakan layanan calling visa.
Calling visa adalah layanan visa yang dikhususkan untuk warga dari negara-negara yang kondisi atau keadaan negaranya dinilai memiliki tingkat kerawanan tertentu.
Kondisi tersebut dinilai dari beberapa aspek, yakni aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan negara, serta keimigrasian.
"Ada aturan yang sudah mengatur daripada warga negara asing manapun yang ingin masuk ke Indonesia, meskipun (negara) itu belum punya hubungan diplomatik (dengan Indonesia)," ujar Silmy Karim.
"Jadi ada beberapa negara masuk dalam daftar calling visa. Israel masuk ke dalam negara calling visa yang kita miliki ini," terang Silmy Karim.
Menurut Silmy Karim, alur prosedur pengajuan calling visa tidak jauh berbeda dengan pengajuan visa pada umumnya.
Meski demikian, pengajuan untuk memiliki calling visa memerlukan proses penilaian oleh tim khusus.
Tim khusus tersebut terdiri atas Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Tenaga Kerja RI.
"Memang proses pengajuan calling visa ini lebih mendalam, dibandingkan dengan negara-negara lain yang punya hubungan diplomatik atau masuk katagori Visa on Arrival (VoA) atau visa saat kedatangan," terang Silmy Karim.


https://www.google.com/url?q=https:/...S8GpTYwys7w6hB