Selasa, 11 Agustus 2020

UMKM PENYELAMAT EKONOMI DARI JURANG RESESI


Ekonomi kita kuartal II tahun ini memgalami pertumbuhan minus 5,32%. Jika kuartal III ekomomi kita minus lagi, artinya kita masuk ke alam resesi. Saat itu tidak mudah membangkitkan ekomomi. Sebab kalau dua kuartal ekonomi minus, dipastikan sudah banyak usaha bergelimpangan. Terutama bagi perusahaan yang nafasnya pendek.

Jika usaha mereka sudah berhenti, biaya membangkitkannya lagi akan jauh lebih besar. Set-up ulang usaha. Menata pasar yang hilang. Memompa semangat yang loyo. Semua itu butuh biaya yang sangat besar dibandingkan jika usaha masih jalan, tetapi tinggal menggenjot saja.

Namun masalahnya perusahaan yang mau menggenjot produksi kepentok karena permintaan pasar yang masih sepi. Mereka akhirnya berproduksi jauh di bawah skala ekonomis. Ujung-ujungnya rugi. Mana ada perusahaan yang sanggup menanggung kerugian dalam jangka terlalu panjang.

Ini sesuai dengan data persepsi publik terhadap ekonomi kita, hasil survei SMRC. Saat PSBB dilonggarkan Juni 2020, terlihat persepsi masyarakat membaik. Hal itu disebabkan karena mereka bisa beraktivitas lagi.

Tapi menurun lagi pada Agustus, karena rupanya mereka tidak bisa berproduksi seperti sebelumnya. Serapan pasar masih bermasalah. Ini artinya ekspansi usaha akan direm. Seperti juga keinginan belanja dikurangi. Jika ada dana lebih, fokus diarahkan untuk disimpan.

Data perbankan juga menunjukan hal serupa. Tabungan agak meningkat. Tapi serapan kredit mengendur. Serapan kredit yang mengendur, artinya ekspansi usaha melempem. Artinya lagi ekonomi gak bergerak. Artinya pertumbuhan defisit. Dan gerbang resesi terbuka lebar.


Makanya pemerintah berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan daya beli rakyat. Semua energi dikerahkan. Yang paling mudah dan simpel dengan memberi bantuan sosial. 

Kelas miskin dijejali dengan beragam bantuan. Kini disasar lagi kelas menengah bawah. Karyawan dengan gaji di bawah Rp5 juta akan mendapat bantuan Rp600 ribu perbulan selama empat bulan.

Padahal Indonesia sedang mempersiapkan diri menyambut bonus demografi. Angkatan muda tumbuh lebih banyak. Kebutuhan pada dunia kerja melonjak. Sementara kondisi sedang begini. PHK terjadi. Beban pengangguran terhampar.

Jika kondisi normal saja dengan komposisi penduduk yang gemuk pada kelompok masyarakat usia produktif, Indonesia butuh percepatan untuk menyerap tenaga kerja. Apalagi dalam kondisi seperti ini. Saat gerbang resesi mulai terbuka. Diperlukan langkah besar untuk menanggulanginya.

Jika kita perhatikan komposisi skala usaha di Indonesia, hampir 80% tenaga kerja diserap oleh usaha-usaha kecil dan skala mikro. Artinya jika pemerintah berkepentingan membuka lapangan kerja selebar-lebarnya, fokus harus diarahkan untuk para pengusaha kecil ini. Merekalah tulang punggung ekonomi Indonesia sekarang.

Saat ini sudah banyak insentif fiskal dan kemudahan perpajakan yang diiberikan pemerintah kepada pengusaha kecil dan mikro. Kredit Usaha Rakyat juga ditingkatkan jumlahnya. Bunganya diturunkan dari 7% menjadi hanya 6% saja. Tapi apakah cukup?

Kayaknya belum. Memberikan insentif dan kredit memang membantu usaha yang sudah jalan. Namun yang lebih dibutuhkan adalah mendorong orang yang belum berusaha untuk mudah membuka usaha.

Disinilah dibutuhkan kebijakan menyeluruh. Utamanya dengan melakukan deregulasi perizinan sektor UMKM ini. 

RUU Cipta Kerja memotret kondisi ini dengan cukup baik. RUU ini dibentuk untuk memutus rantai birokrasi yang sebelumnya ruwet. Artinya keberadaan RUU ini otomatis menghapus aturan-aturan lain yang sebelumnya menjadi penghalang orang membangun usahanya. 

Ketika UMKM diberikan kemudahan mendirikan usaha, ada beberapa hal positif yang akan terbangun. Pertama penyerapan tenaga kerja akan makin maksimal. Karena itu tadi, komposisi pekerja Indonesia sebagian besar berada di sektor UMKM.

Kedua, otomatis juga akan menambah jumlah pengusaha. Sebab kemudahan mendirikan usaha akan membuat pengusaha-pengusaha baru merasa tidak dipersulit. Kita tahu, di Indonesia ini, jumlah pengusahanya hanya 3%. Bandingkan dengan Singapura yang mencapai 31% dari penduduk, atau Thailand 17%, dan Malaysia 13%. Indonesia butuh ditumbuhkan lapisan pengusaha baru untuk menjawab kebutuhan ke depan.

Jika suasana tidak krisis, dorongan untuk menumbuhkan usaha baru juga mutlak diperlukan. Karena bonus demografi membuat kebutuhan lapangan pekerjaan meningkat drastis. Apalagi jika suasananya kayak gini, dihantam pendemi. 

RUU Cipta Kerja itu salah satu jawaban paling rasional. Jika tidak secepatnya dieksekusi, kita akan memasuki jurang ekonomi yang bahaya. Pengangguran akan meningkatkan sistabilitas sosial dan politik. Belum lagi ditambah para pengacau yang menjajakan agama. Makin ruwet bangsa kita.

Orang yang perutnya kenyang, bisa diajak mikir rasional. Masyarakat yang lapar bawaanya mau ngamuk melulu.

Nah, para penentang RUU Cipta Kerja itu tahu, bagaimana dampaknya jika aturan tersebut gagal. Indonesia beresiko menjadi negara rawan sosial. Kondisi itulah yang mereka tunggu.

Sebab burung bangkai hanya bisa berpesta, ketika ada mayat yang tergeletak.

RUU Cipta Kerja ini membuat ekonomi kita tetap hidup. Agar tidak menjadi santapan burung bangkai.

[Eko Kuntadhi]

APA BEDA ASN DAN PNS?⁣


SERUPA TAPI TAK SAMA, APA BEDA ASN DAN PNS?⁣

Kebanyakan orang menganggap bahwa ASN (Aparatur Sipil Negara) sama dengan PNS (Pegawai Negeri Sipil). Padahal ASN dan PNS ternyata tidak sama perihal status kepegawaiannya.⁣
Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Paryono menjelaskan bawa istilah ASN sebenarnya merujuk pada dua status kepegawaian yang berbeda.⁣
ASN terbagi menjadi dua yaitu PNS dan P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Selain itu bisa dibilang PNS sudah pasti ASN, sedangkan ASN belum tentu PNS karena masih bisa berstatus P3K.⁣
Selain itu menurut Paryono ASN belum tentu mendapatkan hak pensiun. Sementara PNS akan mendapat hak tersebut.⁣

Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, disebutkan ASN terdiri dari PNS dan P3K.⁣
Dalam pasal 1 UU Nomor 5 Tahun 2014, PNS adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan.  Sementara itu, P3K adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan.⁣
Sumber : kompas.tv⁣

KEKAYAAN BUKANLAH HIDUP ITU SENDIRI


Siapa tak tahu Mark Zuckerberg ? Drop out kuliah. Menikah umur 34 tahun. Kekayaannya lebih dari 1000 trilyun rupiah yang konon siap disumbangkan. 

Dia menjatuhkan pilihan untuk menikahi Priscilla Chan, seorang dokter anak dengan mas kawin ruby yang harga per-karatnya cuma 1 juta. Upacara pernikahan cukup dilakukan di belakang rumahnya, dan hanya dihadiri 100 orang.


Ada pesan moral yang menggetarkan. Kalau mau, Mark bisa mendapatkan perempuan super cantik di muka bumi. Dia juga bisa menyelenggarakan pesta pernikahan paling mewah di muka bumi. Tapi ia memilih Priscilla, perempuan berwajah biasa, yang sama sederhananya dengan Mark dalam menjalani hidup keseharian.

Kekayaan luarbiasa tak membuat Mark gelap mata soal perempuan. Pun tidak soal kemewahan. Priscilla, bagi Mark - setidaknya sampai saat ini - melebihi nilai seluruh kekayaannya. Bahkan baginya, hidupnya (bersama sang istri) jauh lebih berharga dari kekayaannya. Maka mereka menjalani, menikmati, mengakrabi hidup mereka apa adanya - relatif tak tersentuh dan "teracuni" oleh kekayaannya yang menyilaukan mata.

Kekayaan - sebesar apapun - bukanlah hidup itu sendiri. 

Sahabat, selamat menjalani harimu yang baru, hidup baru..

By : HT

Senin, 10 Agustus 2020

Danau Beratan Bedugul, Bali

Danau Beratan Bedugul, Bali

Menurut mitos dan legenda rakyat Bali, pada awalnya Danau Beratan, Danau Tamblingan, dan Danau Buyan merupakan satu danau besar.

Namun setelah terjadi gempa besar, terbagilah danau tersebut menjadi tiga danau besar yang berdekatan.
Inilah yang menjadi asal usul Danau Beratan Bedugul saat ini.

Bagi masyarakat lokal, Danau Beratan digunakan dalam sistem irigasi (subak) untuk tanaman padi maupun pertanian lainnya.

Danau Beratan Bedugul, Bali

Pemandangan yang ditawarkan oleh Danau Beratan Bedugul juga tidak kalah indahnya dari wisata alam lainnya.

Segarnya udara pegunungan dengan pemandangan danau, pura, dan gunung yang membentang serta jauh dari kebisingan kota menambah daya tarik Danau Beratan Bedugul sebagai wisata favorit di Pulau Dewata.

DAPATKAN PENGHASILAN TAMBAHAN MINIM RESIKO KLIK DISINI

Keunikan yang dimiliki oleh Danau Beratan Bedugul yaitu letak Pura Ulun Danu yang berada di tengah danau, dimana ketika air Danau Beratan meluap,  maka area di sekitar pura ikut tergenang sehingga Pura Ulun Danu seakan-akan berada di tengah danau.

sumber cekidot :
Edelweiss Travel

Bagaimana Cara Mendapatkan Uang Dari Trading Forex

Cara Ampuh Sukses Finansial Sebelum Usia 30 : Okezone Economy

Di pasar forex, kita membeli atau menjual mata uang, dengan tujuan untuk mendapatkan uang (keuntungan/profit) dari perubahan harga. Dari sudut pandang ini, aktivitas trading forex sebenarnya mirip dengan transaksi pasar keuangan pada umumnya, seperti saham. Jika Anda telah memiliki pengalaman dalam saham, seyogyanya Anda tidak akan menemui kesulitan dalam melakukan trading forex. Namun, Anda juga tetap bisa bertrading forex meski tak ada pengalaman sama sekali dalam investasi lain. 

Namun, ada sejumlah perbedaan mencolok antara transaksi di pasar forex dengan pasar saham atau pasar lainnya. Yang pertama dan terutama adalah, pelaku trading forex bisa mendapatkan keuntungan baik ketika harga naik maupun ketika harga turun. Berbeda dengan saham dimana kita baru bisa untung jika harga naik saja. 

Kenapa bisa begitu? 

Ini karena dalam forex, jual beli mata uang dilakukan secara berpasang-pasangan. Misalnya bila kita melakukan 'buy' pasangan EUR/USD, berarti kita membeli mata uang Euro dengan menjual Dolar AS di saat bersamaan. Dalam hal ini, kita mengharapkan Euro akan menguat jadi lebih tinggi di masa depan dibanding sekarang. Dan jika harapan itu benar-benar terwujud, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak naik, dan kita bisa mendapatkan uang dari trading forex.

Sebaliknya, apabila kita melakukan 'sell' EUR/USD, artinya kita menjual mata uang Euro dengan membeli Dolar AS di saat bersamaan. Hal itu kita lakukan ketika mengharapkan Dolar AS akan makin menguat dibanding Euro di masa depan. Apabila itu terjadi, maka grafik harga EUR/USD akan bergerak turun, dan kita tetap bisa mendapatkan uang dari trading forex biarpun nilai tukar Euro menurun.

Semoga bermanfaat,

Pilih Aman Secara Finansial atau Bebas Secara Finansial?


Ketahui 9 Istilah Dunia Finansial untuk Mengurangi Risiko Investasi


Banyak orang tua yang mengajarkan anaknya:

“Udah, ga usah aneh aneh mau usaha, pokoknya kamu sekolah yang baik, kuliah yang baik, kerja sampai 55 tahun, terus pensiun.”

Ada juga,

“Pokoknya dapat uang, ditabung aja, nanti ketika pensiun, uang tabungan itu dipakai untuk dana pensiunmu. Kalau ada hal-hal urgent, kamu juga bisa pakai uang tabunganmu. Ga usah mikir investasi di bisnis, saham, property, atau apa lah itu, karena beresiko.”

Pernah mendengar nasihat seperti itu? Mungkin Anda pernah mendengar beberapa nasihat dari orang tua yang menginginkan anaknya menjadi aman secara finansial.

Gak salah sih mikir seperti itu. Anda mau tabung uang Anda, di rekening, atau celengan, deposito itu gak salah.

Tapi kalau Anda memiliki goal bebas finansial, yaitu Anda tetap bisa hidup dengan gaya hidup yang diinginkan tanpa harus bekerja lagi. Anda hidup dari passive income atau hasil investasi Anda.

Untuk bisa mencapai itu, tidak bisa dilakukan dengan cara menabung. Anda harus investasi, agar uang Anda bisa tetap terus bertumbuh dan bisa mendapatkan passive income.

Namun ketika investasi pun jangan sembarangan ya, misalnya Anda langsung memasukkan seluruh uang Anda ke satu instrumen investasi seperti saham.

Ingat untuk melakukan aset alokasi, dengan melakukan ini, Anda akan bisa untuk meminimalisir resiko tersebut.

Jadi, dari budget investasi Anda bagi-bagi ke berbagai instrumen seperti usaha, deposito, robot trading auto-pilot, properti, bisnis, dan lain-lain.

Dengan membagi seperti itu, diharapkan ketika suatu instrumen sedang turun, instrumen lainnya naik, sehingga jika dirata-rata secara keseluruhan, hasil investasi Anda selalu naik, dan Anda mendapatkan passive income pula dari sana.

Yuk kita mulai investasi dari sekarang!

(Diambil dari Buku “Melek Investasi” hal. 48-50)

Minggu, 09 Agustus 2020

Fungsi Lain Arak Bali, Lebih Dari Sekedar Minuman Beralkohol

Arak Bali, Lebih Dari Sekedar Minuman Beralkohol

Bali merupakan pulau Indonesia yang paling tersohor di seluruh Indonesia. Keindahan alamnya sangatlah kaya, mulai dari pantai indah yang mengelilingi pulau tersebut, gunung, maupun danau yang ada disana. Selain itu kebudayaan mereka selalu menarik untuk diminati bahkan ditelusuri lebih dalam.Mungkin selama ini yang sering disoroti dari budaya Bali adalah bentuk budaya pertunjukan maupun budaya adat yang memang terlahir dari ritualitas masyarakat Bali itu sendiri. Namun kali ini saya ingin mencoba mengupas salah satu budaya yang jarang diperhatikan orang dari Bali yaitu Arak Bali. Arak Bali adalah sebuah minuman yang berasal dari ramuan tradisional berbahan baku beras ketan. Melalui proses yang terbilang sederhana, yakni dengan fermentasi dan distilasi, minuman ini mengandung kadar alkohol yang cukup tinggi yaitu mencapai 40%. Pembeda Arak Bali dengan minuman beralkohol lainnya adalah pada fungsi konsumsinya. Jika selama ini kita ketahui minuman beralkohol dikonsumsi untuk menghangatkan tubuh. 


Namun tidak demikian dengan Arak Bali, minuman tersebut tidak hanya sebatas minuman beralkohol biasa yang hanya digunakan untuk konsumsi seperti pada umumnya, tetapi ada fungsi lain yang memang digunakan dalam kebudayaan masyarakat Bali itu sendiri. Salah satu perannya dalam kebudayaan maupun adat bali itu adalah penggunaan arak bali dalam beberapa upacara keagamaan. Penggunaan tersebut yakni dengan menuangkan sedikit arak Bali pada sesajen yang terdapat dalam upacara tersebut. Menurut masyarakat Bali sesajen yang diberi arak tersebut adalah sesajen yang dipersembahkan untuk Bhutakala. Selain itu arak tersebut juga dipercikan pada peralatan gamelan yang akan digunakan dalam upacara keagamaan. Bahkan menurut seoarang seniman senior Bali, I Wayan Dibia, arak Bali pada zaman dahulu sering dikonsumsi untuk penyemangat ataupun untuk penambah percaya diri para penari dan penampil yang akan melakukan pentasnya dalam sebuah pertunjukkan dalam ritual keagamaan. Bahkan menurut beliau, beberapa penampil yang mengeluarkan suara menjadikan meminum arak merupakan seperti ritual jika harus meminum arak agar tenggorokan mereka panas dan dapat mengeluarkan suara yang lebih maksimal ketika tampil. Keberadaan arak di tengah konsumsi masyarakat biasa maupun untuk ritual menimbulkan pertanyaan, sebenarnya Arak Bali memang terlahir karena dibutuhkan dalam sebuah ritual atau memang telah mengakar dalam budaya masyarakat untuk mengkonsumsinya?. Hal ini belum dapat terjawab, namun bagaimanapun Arak Bali merupakan salah satu hasil budaya masyarakat Bali yang memang selalu memiliki kekhasan dalam setiap lingkup tata kehidupannya. Saat ini Arak Bali juga dijadikan alternatif oleh-oleh yang bisa dibawa dari Bali bila kita berkunjung ke Bali. Ada beberapa merk dagang yang beredar, salah satu yang terkenal yaitu Arak Bali 'Dewi Sri' yang telah ada sejak 1930-an.

Arak Bali, Lebih Dari Sekedar Minuman Beralkohol

Sumber