Sabtu, 24 Januari 2026

SIAP GUNCANG DOMINASI POLITIK BALI

 


‼️
WS atau I Wayan Suyasa Resmi Berlabuh ke PSI, Targetkan 4 Besar di 2029‼️
Peta politik Bali resmi bergejolak! Mantan punggawa Golkar Badung, I Wayan Suyasa, secara mengejutkan resmi menakhodai DPW PSI Bali. Bukan sekadar pindah gerbong, Suyasa membawa misi besar: meruntuhkan dominasi partai lama dan membawa partai berlambang mawar ini masuk jajaran 4 BESAR di Pulau Dewata pada 2029 mendatang!
Apa yang membuat tokoh sekaliber Suyasa nekat pindah haluan? "Ada chemistry dengan sosok Jokowi," tegasnya. Apakah ini sinyal bahwa kekuatan "Jokowi Effect" akan sepenuhnya bergeser ke PSI di Bali?
Catat Agendanya! Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dijadwalkan terbang langsung ke Bali untuk melantik Suyasa dan jajaran pengurus baru dari tingkat Provinsi hingga Kecamatan!
Ini bukan sekadar pelantikan, tapi pernyataan perang politik secara sehat! Dengan amunisi baru seperti Made Edi Wirawan (Eks Wabup Tabanan) hingga Alit Yandinata di Badung, apakah PSI bakal jadi "pelangi" baru yang menggeser dominasi partai penguasa saat ini?

Jumat, 23 Januari 2026

Warga Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di Pekanbaru

 


Warga Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di Pekanbaru, Senin (19/1/2026). Mereka menuntut bantuan biaya hidup yang dinilai terus berkurang sehingga tidak cukup.
Salah seorang pengungsi, Nuramin membeberkan rincian bantuan yang diterima saat ini. Untuk pengungsi yang hidup sendiri, bantuan yang diberikan sebesar Rp1.050.000 per bulan.
Sementara untuk keluarga menerima Rp1.700.000, dan keluarga dengan satu anak mendapatkan Rp2.300.000 per bulan.
“Dengan jumlah uang segitu, kami tidak bisa mencukupi kebutuhan hidup. Sebagian besar habis untuk bayar kontrakan, biaya kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya,” ungkapnya.

mereka adalah warga yg diterima oleh anies baswedan meskipun pemerintah telah menolak mereka



Arsitektur Boy brahmana,



Membuat patung Presiden Prabowo Subianto, Joko Widodo dan Gibran Rakabuming dari kayu 2,5 miliar rupiah. Patung yang berukuran 6 meter dengan pondasi 1,5 meter ini dibangun dikaro Sumatra utara,sebagai apresiasi atas jasa Jokowi mengatasi jalan rusak.



Kamis, 22 Januari 2026

fenomena "penuaan dini" Gen Z

 



Fenomena yang cukup unik saat ini sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan pakar dermatologi dan kecantikan. Para ahli mengamati bahwa generasi yang lahir antara tahun 1985 hingga 1995 (Milenial akhir) sering kali terlihat lebih awet muda dibandingkan dengan adik-adik mereka dari Gen Z. Hal ini memicu diskusi mengenai fenomena "penuaan dini" yang tampak mulai menghinggapi generasi yang lebih muda tersebut.

Salah satu penyebab utamanya diduga adalah obsesi Gen Z terhadap prosedur kosmetik seperti filler dan botox di usia yang masih terlalu dini. Alih-alih merawat kulit, tindakan medis yang berlebihan ini justru sering kali menciptakan tampilan wajah yang lebih dewasa dari usia aslinya dan terlihat kurang alami. Gen Z cenderung mengikuti standar kecantikan yang sangat kaku dari media sosial tanpa menyadari dampak jangka panjang pada struktur wajah mereka.
Selain masalah kosmetik, paparan cahaya biru (blue light) yang ekstrem dari layar gawai sejak masa kanak-kanak juga memiliki peran besar dalam kerusakan kulit. Gen Z tumbuh besar dengan ponsel di tangan mereka hampir sepanjang waktu, yang secara medis terbukti dapat mempercepat kerusakan kolagen dan memicu kerutan halus lebih cepat. Ditambah lagi, gaya hidup dengan tingkat stres tinggi akibat tekanan media sosial memperparah kondisi fisik mereka secara keseluruhan.
Sebaliknya, generasi kelahiran 85-95 memiliki proses penuaan yang cenderung lebih alami dan sehat. Saat mereka muda, penggunaan produk skincare berbahan kimia keras belum semasif sekarang, dan prosedur bedah wajah belum dianggap sebagai tren harian. Pola hidup yang lebih seimbang dan minimnya paparan teknologi di masa kecil membuat kulit mereka tetap terjaga elastisitasnya dengan lebih baik hingga saat ini.





Oseola McCarty

 



Oseola McCarty menghabiskan hampir seluruh hidupnya mencuci pakaian orang lain di bawah terik matahari Mississippi. Hidup sederhana, ia berjalan kaki ke toko, memperbaiki barang yang rusak, dan menabung setiap sen yang ia peroleh. Pendidikan formalnya hanya sampai kelas 6, namun tekad dan disiplin menabung membentuk warisan yang tak terduga.

Selama 75 tahun, tabungan McCarty bertambah sedikit demi sedikit, tanpa rencana kemewahan atau pensiun yang mewah. Di usia 87, ia mengambil keputusan yang mengubah hidup banyak orang. Ia menyerahkan $150,000 tabungannya ke University of Southern Mississippi untuk mendukung beasiswa bagi mahasiswa yang membutuhkan. Ia tidak meminta penghargaan, bangunan yang dinamai atas namanya, atau perhatian publik. Tujuannya hanya satu, memberi kesempatan pendidikan yang tak pernah ia nikmati sendiri.
Berita tentang kemurahan hatinya menyebar luas, memicu donasi tambahan dari masyarakat dan lembaga lain. Hasilnya, sumbangan McCarty berkembang menjadi jutaan dolar untuk beasiswa, membuka pintu pendidikan bagi generasi muda yang sebelumnya terbatas oleh keterbatasan finansial.
Warisan McCarty juga diabadikan secara fisik. Di kampus University of Southern Mississippi terdapat patung perunggu ukuran nyata yang menggambarkan McCarty duduk tersenyum, dikelilingi kursi kosong agar pengunjung bisa duduk di sampingnya. Patung ini diresmikan pada Oktober 2020 di Weathersby Lawn, sebagai simbol inspirasi, persahabatan, dan penghargaan atas kontribusi luar biasanya. Selain patung, kota Hattiesburg juga menampilkan mural dan karya seni publik yang menghormati nilai keluarga, kerja keras, dan kemurahan hatinya.
Pengaruh Oseola McCarty membuktikan bahwa dampak besar tidak selalu berasal dari kekayaan berlimpah. Kesederhanaan yang penuh disiplin dan niat tulus mampu menciptakan perubahan nyata, membuktikan bahwa tindakan kecil yang konsisten bisa meninggalkan warisan abadi.







Minggu, 11 Mei 2025

Kisah Gelap dan Misterius di Balik Kesuksesan Rasputin

 



Bayangkan seorang pria yang tidak pernah mandi, dengan bau badan yang menyengat seperti binatang, dan janggut yang penuh sisa makanan. Namun, di balik penampilan yang tidak terawat ini, terdapat kekuatan misterius yang membuat wanita-wanita cantik di Rusia berebut untuk mendekatinya.
*Siapa di Balik Semua Ini?*
Kisah ini tentang Grigori Rasputin, seorang pria yang lahir di desa terpencil di Siberia pada tahun 1869. Desa ini bernama Pokroskoye, sebuah tempat yang jauh dari hiruk pikuk kota, dengan kehidupan yang sederhana dan keras.
*Dari Desa ke Istana*
Rasputin tumbuh dalam keluarga petani miskin yang berjuang untuk bertahan hidup di lahan yang tidak subur. Ia tidak memiliki pendidikan formal dan tidak bisa membaca atau menulis. Namun, di balik keterbatasan ini, terdapat sesuatu yang unik pada dirinya. Orang-orang mengatakan bahwa Rasputin memiliki "aura" yang berbeda, seolah-olah ia dapat melihat ke dalam hati orang lain.
*Kekuatan Misterius*
Aura ini-lah yang membawa Rasputin dari kehidupan desa yang sederhana ke istana kekaisaran Rusia. Ia menjadi sosok yang berpengaruh dan memiliki kekuatan misterius yang membuat orang-orang takut sekaligus penasaran.
*Detail Menarik*
- Pokroskoye, desa tempat Rasputin lahir, merupakan sebuah tempat yang jauh dari peradaban.
- Rasputin tumbuh dalam keluarga miskin dan tidak memiliki pendidikan formal.
- Ia memiliki kekuatan misterius yang membuatnya berbeda dari orang lain.
Dengan kekuatan misterius ini, Rasputin berhasil menarik perhatian wanita-wanita cantik di Rusia dan menjadi sosok yang berpengaruh di kekaisaran. Namun, di balik kesuksesannya, terdapat kisah gelap dan misterius yang membuatnya semakin menarik.





Selasa, 04 Februari 2025

Sangat Mudah! 5 Langkah Jitu Membangun Aplikasi Android Studio yang Luar Biasa

 Sangat Mudah! 5 Langkah Jitu Membangun Aplikasi Android Studio yang Luar Biasa

Membuat aplikasi Android Studio mungkin terdengar rumit, tetapi sebenarnya prosesnya jauh lebih mudah dan menyenangkan daripada yang Anda bayangkan. Dengan panduan yang tepat, Anda dapat menciptakan aplikasi Android yang luar biasa, bahkan jika Anda seorang pemula. Artikel ini akan memandu Anda melalui 5 langkah jitu untuk membangun aplikasi Android Studio yang siap dibagikan dengan dunia.

Langkah 1: Persiapan dan Instalasi

Sebelum memulai perjalanan membangun aplikasi Anda, Anda perlu mempersiapkan beberapa hal penting:

  • Download dan Instal Android Studio: Kunjungi situs web resmi Android Studio (developer.android.com) dan unduh versi terbaru untuk sistem operasi Anda. Ikuti petunjuk instalasi yang disediakan.
  • Pastikan Java Development Kit (JDK) Terpasang: Android Studio memerlukan JDK untuk menjalankan kode Java. Jika Anda belum menginstal JDK, unduh dan instal dari situs web Oracle (www.oracle.com/java/technologies/javase-downloads.html).
  • Pilih Emulator atau Perangkat Fisik: Anda dapat menguji aplikasi Anda menggunakan emulator yang disediakan oleh Android Studio atau dengan menghubungkan perangkat Android fisik ke komputer Anda.
  • Buat Proyek Baru: Setelah Android Studio terbuka, klik “Start a new Android Studio project”. Anda akan diminta untuk memilih template proyek. Pilih template yang paling sesuai dengan jenis aplikasi yang ingin Anda buat, seperti “Empty Compose Activity” untuk aplikasi sederhana atau “Basic Activity” untuk aplikasi yang lebih kompleks.
  • Tentukan Nama dan Lokasi Proyek: Berikan nama yang deskriptif untuk proyek Anda dan pilih lokasi penyimpanan proyek di komputer Anda.

 

Langkah 2: Mendesain Antarmuka Pengguna (UI)

Antarmuka pengguna (UI) adalah wajah aplikasi Anda, dan ini adalah tempat pertama pengguna berinteraksi dengan aplikasi Anda. Berikut beberapa tips untuk mendesain UI yang menarik dan user-friendly:

    • Gunakan Layout Editor: Android Studio menyediakan Layout Editor yang memungkinkan Anda untuk mendesain UI secara visual. Anda dapat menyeret dan melepas komponen UI seperti tombol, teks, dan gambar ke dalam layout.
    • Pilih Widget yang Tepat: Ada banyak widget yang tersedia di Android Studio, masing-masing dengan fungsinya sendiri. Pilih widget yang paling sesuai untuk kebutuhan aplikasi Anda.

 

  • Gunakan Material Design: Material Design adalah bahasa desain yang direkomendasikan oleh Google untuk aplikasi Android. Ini memberikan tampilan yang konsisten dan modern untuk aplikasi Anda.
  • Tambahkan Gambar dan Icon: Gambar dan icon dapat meningkatkan daya tarik visual aplikasi Anda. Gunakan gambar berkualitas tinggi dan icon yang relevan dengan tema aplikasi Anda.
  • Uji dan Perbaiki: Setelah mendesain UI, uji aplikasi Anda pada emulator atau perangkat fisik untuk memastikan bahwa UI berfungsi dengan baik dan mudah digunakan.

Langkah 3: Menulis Kode

 

Setelah UI Anda siap, saatnya untuk menulis kode yang membuat aplikasi Anda berfungsi. Berikut adalah beberapa tips untuk menulis kode yang bersih dan efisien:

  • Pelajari Bahasa Pemrograman Java atau Kotlin: Android Studio mendukung bahasa pemrograman Java dan Kotlin. Pilih bahasa yang paling nyaman bagi Anda.
  • Gunakan Activity dan Fragment: Activity adalah komponen dasar aplikasi Android. Anda dapat menggunakan Activity untuk menampilkan UI dan menangani interaksi pengguna. Fragment adalah bagian dari Activity yang dapat digunakan untuk menampilkan konten yang berbeda.
  • Menerapkan Logika Aplikasi: Tulis kode yang menangani interaksi pengguna, memproses data, dan melakukan tugas lain yang diperlukan oleh aplikasi Anda.
  • Gunakan Intent: Intent adalah mekanisme untuk memulai Activity atau layanan lain di aplikasi Anda. Anda dapat menggunakan Intent untuk beralih antara Activity, mengirimkan data antar Activity, dan melakukan tindakan lain.
  • Gunakan Database: Jika aplikasi Anda memerlukan penyimpanan data, Anda dapat menggunakan database seperti SQLite.
  • Gunakan API: Jika aplikasi Anda memerlukan data dari sumber eksternal, Anda dapat menggunakan API.
  • Menguji Kode: Setelah menulis kode, uji aplikasi Anda untuk memastikan bahwa kode berfungsi dengan baik dan tidak memiliki bug.

Langkah 4: Menambahkan Fitur Tambahan

Setelah aplikasi Anda berfungsi, Anda dapat menambahkan fitur tambahan untuk membuatnya lebih menarik dan bermanfaat bagi pengguna. Berikut adalah beberapa ide:

  • Integrasi Media Sosial: Izinkan pengguna untuk berbagi konten aplikasi mereka di media sosial.
  • Pemberitahuan: Kirim pemberitahuan kepada pengguna untuk mengingatkan mereka tentang acara atau informasi penting.
  • Integrasi dengan Layanan Lain: Integrasikan aplikasi Anda dengan layanan lain seperti Google Maps, Google Drive, atau layanan pembayaran.
  • Dukungan Multibahasa: Buat aplikasi Anda dapat diakses oleh pengguna di seluruh dunia dengan menambahkan dukungan untuk berbagai bahasa.
  • Tambahkan Fitur Personal: Personalisasikan pengalaman pengguna dengan menawarkan fitur yang disesuaikan dengan preferensi mereka.

Langkah 5: Menguji dan Menerbitkan Aplikasi

Sebelum menerbitkan aplikasi Anda, pastikan Anda mengujinya secara menyeluruh untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut berfungsi dengan baik dan tidak memiliki bug. Berikut adalah beberapa tips untuk pengujian:

  • Uji pada Perangkat Berbeda: Uji aplikasi Anda pada berbagai perangkat Android dengan spesifikasi yang berbeda untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut berfungsi dengan baik di semua perangkat.
  • Uji pada Versi Android yang Berbeda: Uji aplikasi Anda pada berbagai versi Android untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut kompatibel dengan semua versi Android.
  • Uji Fitur Utama: Pastikan bahwa semua fitur utama aplikasi Anda berfungsi dengan baik.
  • Uji Kecepatan dan Performa: Pastikan bahwa aplikasi Anda cepat dan responsif.
  • Uji Keamanan: Pastikan bahwa aplikasi Anda aman dan tidak rentan terhadap serangan.

Setelah Anda yakin bahwa aplikasi Anda berfungsi dengan baik, Anda dapat menerbitkannya di Google Play Store. Berikut adalah langkah-langkah untuk menerbitkan aplikasi Anda:

  • Buat Akun Developer: Buat akun developer di Google Play Console.
  • Unggah Aplikasi Anda: Unggah aplikasi Anda ke Google Play Console.
  • Isi Informasi Aplikasi: Isi informasi aplikasi Anda, seperti nama aplikasi, deskripsi, dan kategori.
  • Tentukan Harga: Tentukan harga aplikasi Anda.
  • Kirimkan Aplikasi untuk Ditinjau: Kirimkan aplikasi Anda untuk ditinjau oleh tim Google Play.
  • Publikasikan Aplikasi Anda: Setelah aplikasi Anda disetujui, Anda dapat mempublikasikannya di Google Play Store.

Kesimpulan

Membuat aplikasi Android Studio mungkin tampak menakutkan pada awalnya, tetapi dengan panduan yang tepat, prosesnya dapat menjadi pengalaman yang bermanfaat dan memuaskan. Dengan mengikuti 5 langkah yang diuraikan di atas, Anda dapat membangun aplikasi Android yang luar biasa dan membagikannya dengan dunia. Ingatlah untuk berlatih secara konsisten, mempelajari konsep baru, dan jangan takut untuk bereksperimen. Selamat membangun aplikasi Android yang luar biasa!